Feeds RSS

4.11.14

ISOcost dan ISOquant

Isocost & Isoquant
FUNGSI PRODUKSI
Yang di maksud dengan fungsi produksi adalah hubungan teknis antara factor produksi bersifat variabel produksi yang dihasilkan dalam proses produksi. Fungsi produksi dapat dituliskan sebagai berikut
Q = f(K,L)
Dimana :           Q = jumlah barang yang diproduksi
                        K = barang modal
                        L = tenaga kerja
Hukum Pertambahan Hasil yang Semakin Berkurang
dalam hubungannya dengan produksi jangka pendek, di mana satu factor peoduksi bersifat variabel  dan factor-faktor produksi lainya tetap, akan dijumpai suatu kenaikan produksi total apabila kita menambah factor produksi variabel secara terus menerus, produksi total akan bertambah terus tetapi dengan tambahan yang semakin kecil, dan setelah seatu jumlah tertentu akan mencapai maksimum dan kemudian menurun.
Produksi Jangka Panjang
yang dimaksud dengan produksi jangka panjang adalah suatu proses produksi simana semua faktor produksi dapat diubah-ubah jumlahnya atau semua factor produksi bersifat variabel
Isoquant
Yang dimaksud dengan isoquant adalah kurva yang merupakan tempat kedudukan titik-titik yang menunjukan kombinasi dua factor produksi guna menghasilkan tingkat produksi yang sama. Kurva isoquant memiliki cirri-ciri sama dengan kurva indefferensi dalam teori prilaku konsumen.
Kurva isoquant menunjukkan  kombinasi dua faktor produksi yang menghasilkan jumlah produk yang sama
Contoh:

COMBINATIONS
UNITS OF CAPITAL
UNITS OF LABOUR
TOTAL OUTPUT
A
50
1
1500
B
45
2
1500
C
41
3
1500
D
38
4
1500

Sumber:  http://wikieducator.org
Isocost
Isocost adalah kurva yang menunjukan kedudukan dari titik-titik yang menunjukan kombinasi factor produksi yang dibeli oleh produsen dengan sejumlah anggaran tertentu. Kombiniasi pengunaan Ciri-ciri kurva isocost sama dengan budget line atau kurva garis anggaran dalam teori prilaku konsumen.
Kurva isocost menunjukkan kombinasi dua faktor produksi dengan  biaya yang sama.
Contoh :
Combinations
Units of Capital
Units of Labour
Total expenditure
Price = 150
Price = 100
A
8
0
1200
B
6
3
1200
C
4
6
1200
D
2
9
1200
E
0
12
1200

                                                        
Sumber :  http://economicsmicro.blogspot.com
Jumlah Produksi Optimum
Perusahaan dikatakan menghasilkan produk secara optimum apabila perusahaan tersebut dengan jumlah produksi tertinggi dan pada saat itu perusahaan menghasilkan dengan kombinasi factor produksi yang paling rendah biayanya (Least Cost Combination).
Secara garis besar Least Cost Combination tercapai saat kurva isocost bersinggungan dengan kurva isoquant.

PERBEDAAN ISOCOST DAN ISOQUANT
Apa perbedaan isocost dan isoquant? Apa pula persamaan dan perbedaan isoquant dan kurva indiferen?
Jawab:
Perbedaannya adalah jika Isocost merupakan kurva yang menunjukkan berbagai kombinasi antara dua input berbeda yang dapat dibeli oleh produsen pada tingkat biaya yang sama. Sementara Isoquant adalah kurva yang menunjukkan kombinasi input yang dipakai dalam proses produksi, yang menghasilkan output tertentu dalam jumlah yang sama.
Persamaan antara Isoquant dengan Kurva Indiferen (IC Curve) adalah: 
(a) kurva menurun dari kiri atas ke kanan bawah; 
(b) cembung ke arah titik origin; 
(c) tidak saling berpotongan. 
Perbedaan antara Isoquant dengan Indiferen ialah nilai isoquant dapat diperhitungkan sementara indiferen nilainya tidak dapat diperhitungkan secara pasti.
  
Keseimbangan Produsen

-Terjadi ketika kurva I bersinggungan dengan kurva Q
-Keseimbangan berubah karena perubahan kemampuan anggaran maupun factor produksi
-Perubahan Faktor produksi = intereaksi kekuatan efek substitusi dan efek skala produksi
-Faktor produksi Inferior = factor produksi yang penggunaanya justru menurun bila kemampuan anggaran perusahaan meningkat. Contoh tenaga kerja apabila ditingkatkan jumlah penggunaannya berkurang.
-Maksimalisasi Output = dengan anggaran yang sudah ditentukan tercapai output yang maksimum
-Minimalisasi Biaya = target output yang sudah ditetapkan harus dicapai dengan biaya minimum.
-Perusahaan umumnya bertujuan memaksimalkan laba = prinsip efisiensinya maksimalisasi output
-Lembaga berorientasi laba maksimum = menggunakan prinsip minimalisasi biaya u/ efisiensi

0 komentar:

Post a Comment