Showing posts with label materi TIK. Show all posts
Showing posts with label materi TIK. Show all posts
31.5.12
KISI-KISI UKK TIK XI
Ulangan Kenaikan Kelas Tahun Pelajaran 2011/2012 akan diadakan mulai tanggal 1 - 9 Juni 2012. Diharapkan semua siswa baik kelas X maupun kelas XI dapat kembali menunjukkan prestasi yang maksimal dengan memperoleh nilai yang memuaskan untuk kenaikan kelas, agar tidak ada siswa yang tertinggal. Tetap semangat, belajar yang rajin, jangan lupa berdoa dan selalu ikhtiar.
Khusus untuk pelajaran TIK kelas XI berikut kisi-kisi yang dapat kalian download untuk dipelajari materinya dan mempersiapkan dalam mengerjakan soal-soalnya. Silahkan download disini.
Semoga bermanfaat dan sukses selalu. SMA N 4 Pekalongan Jaya Selalu !!!
Dapat juga anda download jadwal UKK
11:06 AM
|
Label: materi TIK
Permalink 1
Read more>>
Label: materi TIK
Permalink 1
Read more>>
19.3.12
UJIAN AKHIR SEKOLAH
Untuk siswa kelas XII yang lagi UAS, Semangat ya... Pergunakan waktu belajarmu sebaik-baiknya, perbanyak berdoa, jaga kesehatan dan gunakan trik yang tepat agar kalian bisa mendapatkan hasil yang memuaskan. Untuk Mata Uji TIK berikut kisi-kisi TIK yang bisa kalian download sebagai pendamping untuk belajar. Semoga LULUS ya... SEMANGAT !!!
9:49 AM
|
Label: materi TIK
Permalink 0
Read more>>
Label: materi TIK
Permalink 0
Read more>>
6.3.12
UJIAN PRAKTEK TIK 2012
1. Ujian Praktek TIK akan dilaksanakan mulai Senin, 12 Maret 2012
2. Jadwal ujian praktek untuk masing-masing kelas adalah :
No
|
Kelas
|
Hari, Tanggal
|
Jam
|
Ruang
|
1.
|
XII IPS 1
|
Kamis,
15 Maret 2012
|
07.15 – 09.15
|
Lab. TIK
|
2.
|
XII IPS 2
|
Senin,
12 Maret 2012
|
07.15 – 09.15
| |
3.
|
XII IPA 1
|
Kamis,
15 Maret 2012
|
09.30 – 11.30
| |
4.
|
XII IPA 2
|
Rabu,
14 Maret 2012
|
09.30 – 11.30
| |
5.
|
XII IPA 3
|
Selasa,
13 Maret 2012
|
07.15 – 09.15
| |
6.
|
XII IPA 4
|
Rabu,
14 Maret 2012
|
07.15 – 09.15
|
3. Materi ujian meliputi :
a. Microsoft Word,
b. Microsoft Excel,
c. CorelDRAW,
d. Internet,
e. Microsoft Power Point,
4. Peserta ujian wajib memiliki EMAIL PRIBADI YANG BERIDENTITAS ASLI
5. Setelah melakukan pengiriman email setelah usai ujian, isi komentar di blogerima.blogspot.com pada bagian shoutmix dan dibawah artikel UJIAN PRAKTEK TIK 2012 dengan mencantumkan nama dan kelas masing-masing.
6. Setiap kelas dibagi menjadi 2 shift yaitu shift pertama/kelompok A (absen ganjil) dan Shift kedua/Kelompok B (absen genap). Masing-masing kelompok diberi waktu 60 menit untuk mengerjakan materi soal ujian sesuai paket soal yang didapatkan.
7. Peserta ujian yang melakukan kecurangan (copy paste) nilainya adalah 40 (TIDAK LULUS)
8. Informasi lebih lanjut dapat menghubungi guru TIK.
9. Semua informasi tentang ujian praktek ini dapat dilihat dan didownload pada blogerima.blogspot.com.
10. Selamat belajar dan semoga sukses.
PREDIKSI SNMPTN IPS 2012
PREDIKSI SNMPTN IPA 2012
KUMPULAN SOAL UN EKONOMI 1997 - 2007
Silahkan download :
KISI-KISI UJIAN PRAKTEK 2012 PREDIKSI SNMPTN IPS 2012
PREDIKSI SNMPTN IPA 2012
KUMPULAN SOAL UN EKONOMI 1997 - 2007
10:34 AM
|
Label: materi TIK
Permalink 0
Read more>>
Label: materi TIK
Permalink 0
Read more>>
istilah-istilah dan fungsi formula excel 2007
Microsoft Excel merupakan perangkat lunak untuk mengolah data secara otomatis meliputiperhitungan dasar, penggunaan fungsi-fungsi, pembuatan grafik dan manajemen data.Perangkat lunak ini sangat membantu untuk menyelesaikan permasalahan administratif mulai yang paling sedernaha sampai yang lebih kompleks. Permasalahan sederhana tersebut misalnya membuat rencana kebutuhan barang meliputi namabarang, jumlah barang dan perkiraan harga barang. Contoh permasalahan yang lebih kompleks adalah pembuatan laporan keuangan (general ledger) yang memerlukan banyak perhitungan, manajemen data dengan menampilkan grafik atau pivot tabel atau penggunaan fungsi-fungsi matematis ataupun logika pada sebuah laporan. untuk lebih jelasnya fungsi-fungsi tersebut di sampaikan pada paparan di bawah ini
Istilah-istilah dalam Excel
1. Cell : merupakan bagian terkecil dari worksheet yang dapat diisi dengan jumlah karakter (max. 255 karakter). jumlah sel 17.179.869.184 isi cell dapat berupa value, formula atau text. Contoh : cell A3, cell D5
1. Cell : merupakan bagian terkecil dari worksheet yang dapat diisi dengan jumlah karakter (max. 255 karakter). jumlah sel 17.179.869.184 isi cell dapat berupa value, formula atau text. Contoh : cell A3, cell D5
2. Worksheet (lembar Kerja) : merupakan kumpulan dari 16.384 kolom dan 1.048.576 baris.
3. Workbook (buku kerja) : merupakan kumpulan dari 256 worksheet (berlabel sheet1 sampai sheet 256)
4. Range : merupakan sekelompok cell yang akan mendapataksi sama sesuai perintah yang anda jalankan. Pemberian alamat/ address dilakukan mulai dari cell sudut kiri atas sampai cell sudut kanan bawah. Contoh : A4:D6 → range mulai dari cell A4 sampai cell D6
5. Alamat Relatif : merupakan alamat yang jika dituliskan kedalam bentuk rumus atau fungsi akan berubah jika dicopy ke cell lain.
Contoh : cell berisi formula A5*6 ,B3 dicopy ke C5 formula pada C5 berubah menjadi B8*6
Contoh : cell berisi formula A5*6 ,B3 dicopy ke C5 formula pada C5 berubah menjadi B8*6
6. Alamat Semi Absolut : merupakan alamat yang dituliskan dengan tanda $ didepan baris atau kolomsehingga nilai tidak akan berubah.
Contoh : Cell B1 berisi formula $A1*7,B1 dicopy kan ke D5 formula pada D5 menjadi $A5*7
Contoh : Cell B1 berisi formula $A1*7,B1 dicopy kan ke D5 formula pada D5 menjadi $A5*7
7. Alamat Absolut : merupakan alamat yang dituliskan dengan tanda $ didepan baris dan kolom.tekan tombol F4 untuk menghasilkan alamat absolut pada formula bar. Contoh : cell B1 berisi formula $A$1&5,B1 dicopy kan ke C3 formula pada C3 menjadi $A$1*5
8. Name Box : menunjukkan pada cell/ range yang aktif saat itu. Anda dapat juga membuat nama range melalui kotak nama disebelah kiri formula bar.
Contoh : Holla nama lain range A5:G7
Contoh : Holla nama lain range A5:G7
Menulis Rumus
1.Operasi Logika
Dibawah ini terdapat operasi logika anda dapat menggunakan operasi resali atau perbandingan dengan lambang yang digunakan pada Excel dan fungsinya sebagai berikut :
a. = : sama dengan
b. > : lebih besar dari
c. < : lebih kecil dari d. >= : lebih besar atau sama dengan
e. <= : lebih kecil atau sama dengan f. <> : tidak sama dengan
1.Operasi Logika
Dibawah ini terdapat operasi logika anda dapat menggunakan operasi resali atau perbandingan dengan lambang yang digunakan pada Excel dan fungsinya sebagai berikut :
a. = : sama dengan
b. > : lebih besar dari
c. < : lebih kecil dari d. >= : lebih besar atau sama dengan
e. <= : lebih kecil atau sama dengan f. <> : tidak sama dengan
2. Menggunakan Fungsi
Fungsi sebenarnya adalah rumus yang sudah ada disediakan oleh Excel 2003, yang akan membantu dalam proses perhitungan. Kita tinggal memanfaatkan sesuai dengan kebutuhan. Umumnya penulisan Fungsi harus dilengkapi dengan argumen, baik erupa angka, label, rumus, alamat sel atau range. Argumen ini harus ditulis dengan diapit tanda kurung ().
A.Fungsi Logika
Fungsi logika adalah fungsi yang digunakan untuk menyelesaikan perhitungan-perhitungan yang berhubungan dengan pengambilan keputusan fungsi logika yang digunakan adalah :
1. Fungsi If :
Bentuk penulisannya : =If(kondisi,nilai jika benar,nilai jika salah)
Contoh : =If(A5<17,”anak-anak”,”dewasa”)>30,”panas”,if(A5>0,”hangat”,”dingin”))
2. Fungsi String
Fungsi string berfungsi untuk mengubah isi text numeric menjadi bilangan
1. Fungsi VALUE :
digunakan untuk merubah nilai value menjadi nilai text,
penulisannya : =VALUE(text)
2. Fungsi FIND :
digunakan untuk menghasilkan posisi substring dari sebuah string atau suatu nomor yang dicari,penulisannya : =FIND(cari text,pada text,mulai nomor)
3. Fungsi MID
digunakan untu mengambil karakter tertentu dari sederet karakter, penulisannya : =MID(text,posisi awal,jumlah karakter)
4. Fungsi LEFT atau RIGHT :
digunakan untuk mengambil substring sebelah kiri atau kanan string, penulisannya =LEFT atau =RIGHT(text,jumlah karakter)
5. Fungsi REPLACE :
digunakan untuk menggantikan substring dengan substring lain dalam sebuah string (sederetan karakter atau karakter),
penulisannya : =REPLACE(text lama,nomor awal,jumlah karakter,text baru)
6. Fungsi CONCATENATE :
digunakan untuk menggabungkan string menjadi satu kalimat maksimal 30 string,
penulisannya : =CONCATENATE(text1,text2,…)
B. Fungsi Tabel :
Fungsi HLOOKUP dan VLOOKUP digunakan untuk membaca tabel secara vertikal (VLOOKUP) atau secara horizontal (HLOOKUP),
penulisanya : =HLOOKUP(lookup_value,table_array,row_index_num,…)
=VLOOKUP(lookup_value,table_array,row_index_num,…)
Fungsi sebenarnya adalah rumus yang sudah ada disediakan oleh Excel 2003, yang akan membantu dalam proses perhitungan. Kita tinggal memanfaatkan sesuai dengan kebutuhan. Umumnya penulisan Fungsi harus dilengkapi dengan argumen, baik erupa angka, label, rumus, alamat sel atau range. Argumen ini harus ditulis dengan diapit tanda kurung ().
A.Fungsi Logika
Fungsi logika adalah fungsi yang digunakan untuk menyelesaikan perhitungan-perhitungan yang berhubungan dengan pengambilan keputusan fungsi logika yang digunakan adalah :
1. Fungsi If :
Bentuk penulisannya : =If(kondisi,nilai jika benar,nilai jika salah)
Contoh : =If(A5<17,”anak-anak”,”dewasa”)>30,”panas”,if(A5>0,”hangat”,”dingin”))
2. Fungsi String
Fungsi string berfungsi untuk mengubah isi text numeric menjadi bilangan
1. Fungsi VALUE :
digunakan untuk merubah nilai value menjadi nilai text,
penulisannya : =VALUE(text)
2. Fungsi FIND :
digunakan untuk menghasilkan posisi substring dari sebuah string atau suatu nomor yang dicari,penulisannya : =FIND(cari text,pada text,mulai nomor)
3. Fungsi MID
digunakan untu mengambil karakter tertentu dari sederet karakter, penulisannya : =MID(text,posisi awal,jumlah karakter)
4. Fungsi LEFT atau RIGHT :
digunakan untuk mengambil substring sebelah kiri atau kanan string, penulisannya =LEFT atau =RIGHT(text,jumlah karakter)
5. Fungsi REPLACE :
digunakan untuk menggantikan substring dengan substring lain dalam sebuah string (sederetan karakter atau karakter),
penulisannya : =REPLACE(text lama,nomor awal,jumlah karakter,text baru)
6. Fungsi CONCATENATE :
digunakan untuk menggabungkan string menjadi satu kalimat maksimal 30 string,
penulisannya : =CONCATENATE(text1,text2,…)
B. Fungsi Tabel :
Fungsi HLOOKUP dan VLOOKUP digunakan untuk membaca tabel secara vertikal (VLOOKUP) atau secara horizontal (HLOOKUP),
penulisanya : =HLOOKUP(lookup_value,table_array,row_index_num,…)
=VLOOKUP(lookup_value,table_array,row_index_num,…)
Fungsi yang sering digunakan
1. fungsi Sum :
Digunakan untuk menjumlahkan sekumpulan data pada satu range, penulisannya : =SUM(number1,number2,..)
1. fungsi Sum :
Digunakan untuk menjumlahkan sekumpulan data pada satu range, penulisannya : =SUM(number1,number2,..)
2. Fungsi Average :
Digunakan untuk mencari nilai rata-rata,
penulisannya : =average(number1,number2,…)
3. Fungsi Max :
Digunakan untuk mencari nilai tertinggi dari sekumpulan data, penulisannya : =max(number1,number2,…)
4. Fungsi Min:
Digunakan untuk mencari nilai terendah dari sekumpulan data, penulisannya : =max(number1,number2,…)
5. fungsi Count :
Digunakan untuk menghitung jumlah data dari range yang kita pilih
6. Fungsi Stedev :
Digunakan untuk menentukan standart devisiasi dari suatu range, penulisannya : =stedev(number1,number2,…)
7. Fungsi Var :
Digunakan untuk menentukan nilai varience dari suatu range, penulisannya : =var(number1,number2,…)
Digunakan untuk mencari nilai rata-rata,
penulisannya : =average(number1,number2,…)
3. Fungsi Max :
Digunakan untuk mencari nilai tertinggi dari sekumpulan data, penulisannya : =max(number1,number2,…)
4. Fungsi Min:
Digunakan untuk mencari nilai terendah dari sekumpulan data, penulisannya : =max(number1,number2,…)
5. fungsi Count :
Digunakan untuk menghitung jumlah data dari range yang kita pilih
6. Fungsi Stedev :
Digunakan untuk menentukan standart devisiasi dari suatu range, penulisannya : =stedev(number1,number2,…)
7. Fungsi Var :
Digunakan untuk menentukan nilai varience dari suatu range, penulisannya : =var(number1,number2,…)
sumber:
http://aguskurnia.blogdetik.com/2009/06/10/materi-microsoft-excel-2003/
9:06 AM
|
Label: materi TIK
Permalink 0
Read more>>
Label: materi TIK
Permalink 0
Read more>>
Fungsi HLookUp Microsoft Excel
Fungsi HLookUp Dan VLookUp seyogyanya berguna untuk mengambil data dari tabel dengan range tertentu. Fungsi HLookUp berguna untuk mengambil data dalam tabel secara Horizontal dengan rumus umum sebagai berikut :

Buatlah tabel seperti contoh di atas dengan data entri 5 saja, kemudian buat percobaan pengambilan data dengan membuat bagian Baris pada F10 dan isi baris pada G10. Untuk melihat hasilnya kita buat “Hasil yang ditemukan” pada D12, dan hasilnya pada E12. E12 di isi dengan rumus sebagai berikut :
Perlu di ingat bahwa kita tidak hanya dapat mengambil data tabel dalam satu sheet saja tetapi juga bisa berbeda sheet dengan menambahkan
=HLookUp(lookup_value;table_array;row_index_num;[range_lookup])
atau diterjemahkan sebagai berikut:
=Hlookup(data yang dicari;tabel;baris_yang_diingikan;[range])
Dengan pengertian bahwa kita akan mencari / mengambil data dari sebuah tabel secara Horizontal, horizontal disini maksudnya adalah kita mengambil data berdasarkan nilai baris dalam Microsoft Excel. Untuk lebih jelasnya perhatikan contoh dibawah ini :Buatlah tabel seperti contoh di atas dengan data entri 5 saja, kemudian buat percobaan pengambilan data dengan membuat bagian Baris pada F10 dan isi baris pada G10. Untuk melihat hasilnya kita buat “Hasil yang ditemukan” pada D12, dan hasilnya pada E12. E12 di isi dengan rumus sebagai berikut :
E12=HLOOKUP(C4;C4:D8;G10)
Maksud dari rumus diatas adalah kita akan mengambil data dimulai dari C4, dengan data tabel dari C4 s/d D8. G10 dalam rumus adalah baris yang akan kita ambil datanya. Di G10 bisa kita ubah datanya untuk melihat hasilnya, dalam contoh diatas G10 diisi dengan nilai 2 dan hasilnya adalah Rio.Perlu di ingat bahwa kita tidak hanya dapat mengambil data tabel dalam satu sheet saja tetapi juga bisa berbeda sheet dengan menambahkan
namasheet!Data
Contoh :
Sheet2!C4
Selamat Mencoba
9:00 AM
|
Label: materi TIK
Permalink 0
Read more>>
Label: materi TIK
Permalink 0
Read more>>
Membuat Tipe Data Rupiah Untuk Uang Microsoft Excel 2007
Biasa membuat Laporan keuangan? Jika iya pasti tidak asing lagi dengan data keuangan, berikut ini sedikit tutorial bagaimana membuat data tipe di setiap cell yang berisi data nominal uang maka akan otomatis ditambahkan label mata uang Rupiah (Rp.).
*) Catatan : Jika Simbol Rp. Anda tidak tampil, buka control panel - Regional Setting And Langguage, kemudian pilih Indonesian.
- Buatlah Tabel seperti pada gambar dibawah ini :

- Bloklah C3 sampai dengan C7
- Klik kanan ditempat yang telah diblok klik menu Format Cells, atau anda bisa klik menu Format-Cells

- Setelah muncul Jendela Format Cells, klik tab Number
- Pada kotak pilihan Category, pilihlah Accounting.
- Kemudian pada pilihan Symbol, carilah simbol mata uang Rupiah (Rp)
- Klik OK

- Isilah masing-masing harga tanpa tanda titik(.) atau koma (,), kemudian tekan enter. Maka hasilnya otomatis ditambahkan simbol Rp

*) Catatan : Jika Simbol Rp. Anda tidak tampil, buka control panel - Regional Setting And Langguage, kemudian pilih Indonesian.
8:40 AM
|
Label: materi TIK
Permalink 0
Read more>>
Label: materi TIK
Permalink 0
Read more>>
Print Area di Microsoft Excel 2007
Print Area adalah fasilitas Microsoft Excel yang memperbolehkan kita untuk memilih bagian atau cells mana yang hendak di Print (cetak).Bagi yang sudah terbiasa menggunakan Microsoft Excel 2003 pasti akan bingung begitu menggunakan Microsoft Excel 2007 jika ingin print area di worksheet. Biasanya jika di Microsoft Excel 2003 cukup klik menu file kemudian print area. Pada Microsoft Excel 2007 Print Area dapat diakses melalui :
- Blok cells mana yang hendak anda print Area
- Klik Page Layout Menu
- Klik Menu Icon Print Area
8:39 AM
|
Label: materi TIK
Permalink 0
Read more>>
Label: materi TIK
Permalink 0
Read more>>
Fungsi SUM, AVERAGE, MAX, MIN dan COUNT Dalam Microsoft Excel
Dalam Microsoft Excel terdapat Fungsi yang sering digunakan antara lain :
Cara pengerjaan :
- SUM : digunakan untuk mencari jumlah isi data pada range tertentu
- AVERAGE : digunakan untuk mencari nilai rata-rata dari suatu range
- MAX : digunakan untuk mencari nilai tertinggi dari suatu range
- MIN : digunakan untuk mencari nilai terendah dari suatu range
- COUNT : digunakan untuk mencara banyaknya data dari satu range
Cara pengerjaan :
- Jumlah Nilai pada cell F6 adalah “=Sum(C6:E6)” atau “+C6+D6+E6”
- Total Nilai Kelas pada cell C16 adalah “=Sum(C6:C15)”
- Rata-rata Nilai Kelas pada cell C17 adalah “=Average(C6:C15)”
- Nilai Terendah pada cell C18 adalah “=Min(C6:C15)”
- Nilai Terbesar pada cell C19 adalah “=Max(C6:C15)”
- Jumlah Data pada cell C20 adalah “=Count(C6:C15)”
8:32 AM
|
Label: materi TIK
Permalink 1
Read more>>
Label: materi TIK
Permalink 1
Read more>>
Fungsi IF Untuk Menentukan Passing Grade Nilai
Berikut ini adalah contoh menentukan passing grade dari daftar nilai. Passing Grade ditentukan dengan Nilai Rata-rata yang diambil dari hasil 3 kali Ulangan Harian. Untuk lebih jelasnya perhatikan gambar berikut :
Untuk nilai Grade pada anak pertama kita masukan rumus sebagai berikut :
Sebelum memahami rumus fungsi if diatas ada baiknya kita mengingat kembali bentuk rumus IF yang sebenarnya yaitu :
Selamat Mencoba. (Hendra Darmawan, A.Md)
Untuk nilai Grade pada anak pertama kita masukan rumus sebagai berikut :
=IF(G6>=85;"A";IF(G6>=75;"B";IF(G6>=60;"C";IF(G6>=40;"D";IF(G6>=0;"E")))))
Sebelum memahami rumus fungsi if diatas ada baiknya kita mengingat kembali bentuk rumus IF yang sebenarnya yaitu :
Dari bentuk rumus IF kita ketahui bahwa terdapat 2 kondisi yang memungkinkan jawaban untuk yang benar (value if true) dan jawaban untuk yang salah (value if false). Jawaban benar dan salah bergantung pada terpenuhi atau tidaknya syarat dari fungsi if (logical test). Dari penjelasan tersebut kita akan uraikan rumus pada tabel diatas :
- Fungsi IF pertama adalah IF(G6>=85;"A"; diisi oleh fungsi if kedua)
Jika nilai rata-rata memenuhi syarat yaitu lebih besar atau sama dengan 85 maka hasilnya adalah "A", jika tidak maka rata-rata tersebut akan masuk pada fungsi if kedua untuk di cek. - Fungsi IF kedua adalah IF(G6>=75;"B"; diisi oleh fungsi if ketiga)
Jika nilai rata-rata memenuhi syarat yaitu lebih besar atau sama dengan 75 maka hasilnya adalah "B", jika tidak maka rata-rata tersebut akan masuk pada fungsi if ketiga untuk di cek. - Fungsi IF ketiga adalah IF(G6>=60;"C"; diisi oleh fungsi if keempat)
Jika nilai rata-rata memenuhi syarat yaitu lebih besar atau sama dengan 60 maka hasilnya adalah "C", jika tidak maka rata-rata tersebut akan masuk pada fungsi if kelima untuk di cek.
- Fungsi IF keempat adalah IF(G6>=40;"D"; diisi oleh fungsi if kelima)
Jika nilai rata-rata memenuhi syarat yaitu lebih besar atau sama dengan 40 maka hasilnya adalah "D", jika tidak maka rata-rata tersebut akan masuk pada fungsi if keenam untuk di cek. - Fungsi IF kelima adalah IF(G6>=0;"E")
Jika nilai rata-rata memenuhi syarat yaitu lebih besar atau sama dengan 0 maka hasilnya adalah "E", jika tidak maka tidak ada pengecekan nilai untuk yang berikutnya karena nilai terkecil adalah Nol. Maka untuk pilihan value if false pada fungsi IF keenam kosongkan saja.
Selamat Mencoba. (Hendra Darmawan, A.Md)
8:10 AM
|
Label: materi TIK
Permalink 0
Read more>>
Label: materi TIK
Permalink 0
Read more>>
Penggunaan Fungsi IF Microsoft Excel
Fungsi IF merupakan fungsi logika, yang artinya suatu nilai mempunyai syarat dan dapat bernilai benar jika syarat terpenuhi serta bernilai salah jika syarat tidak terpenuhi. Secara umum rumus fungsi IF dalam Microsoft Excel adalah sebagai berikut :
Perhatikan salah satu contoh kasus dibawah ini:
Terdapat daftar nilai siswa-siswi yang mempunyai keterangan lulus dan tidak lulus, dengan syarat jika nilai lebih kecil atau sama dengan 50 maka siswa dinyatakan “Tidak Lulus”.
Dari gambar diatas kita dapat menggunakan fungsi IF untuk memberikan hasil pada keterangan berdasarkan nilai yang didapat. Coba buat tabel seperti pada gambar diatas, dengan mengosongkan data keterangan karena akan diisi menggunakan rumus fungsi IF. Setelah selesai coba masukan rumus berikut ini pada sel D3.
Kemudian tekan enter untuk melihat hasilnya, setelah terlihat hasilnya coba copy kan rumus tersebut untuk sel D4 sampai dengan D7.
Fungsi IF diatas adalah fungsi IF sederhana, kita bisa menggabungkan beberapa fungsi bersamaan dengan Fungsi IF.
Selamat mencoba.
IF(Logical_Test;Value_if_True;Value_if_false) atau
IF(Syarat;Hasil_Jika_Syarat_Terpenuhi;Hasil_Jika_Syarat_Tidak_Terpenuhi)
Perhatikan salah satu contoh kasus dibawah ini:
Terdapat daftar nilai siswa-siswi yang mempunyai keterangan lulus dan tidak lulus, dengan syarat jika nilai lebih kecil atau sama dengan 50 maka siswa dinyatakan “Tidak Lulus”.
Dari gambar diatas kita dapat menggunakan fungsi IF untuk memberikan hasil pada keterangan berdasarkan nilai yang didapat. Coba buat tabel seperti pada gambar diatas, dengan mengosongkan data keterangan karena akan diisi menggunakan rumus fungsi IF. Setelah selesai coba masukan rumus berikut ini pada sel D3.
=IF(C3<=50;”Tidak Lulus”;”Lulus”)
Kemudian tekan enter untuk melihat hasilnya, setelah terlihat hasilnya coba copy kan rumus tersebut untuk sel D4 sampai dengan D7.
Fungsi IF diatas adalah fungsi IF sederhana, kita bisa menggabungkan beberapa fungsi bersamaan dengan Fungsi IF.
Selamat mencoba.
8:06 AM
|
Label: materi TIK
Permalink 0
Read more>>
Label: materi TIK
Permalink 0
Read more>>
19.1.12
FUNGSI TEKS EXCEL
LEFT
Fungsi ini digunakan untuk mendapatkan hasil beberapa huruf paling kiri. Rumusnya sangat simpel.
=LEFT(text;[num_chars])
text di sini merujuk kepada text yang akan diambil. Bisa berupa nilai sel ataupun langsung diketikkan textnya di situ, tapi dengan menambahkan tanda petik dua (") di awal dan di akhir text.[num_chars] artinya jumlah karakter yang akan ditampilkan.
RIGHT
Fungsi ini adalah kebalikan dari fungsi LEFT, yaitu mengambil beberapa karakter yang dimulai dari kanan. Rumusnya mirip sekali dengan fungsi LEFT yaitu:
=RIGHT(text;[num_chars])
MID
Nah ini adalah fungsi pembacaan text yang dimulai bukan dari kiri maupun dari kanan. Bisa dimulai dari karakter kedua, ketiga, dan seterusnya. Fungsinya adalah:
=MID(text;start_num;num_chars)
start_num adalah posisi dimulainya text yang akan dibaca
FIND
Fungsi ini digunakan untuk mencari karakter ke berapa untuk karakter tertentu. Rumusnya adalah:
=FIND(find_text;within_text;num_chars)
find_text adalah text tertentu yang akan dicari
within_text adalah text lengkapnya Perlu diingat, fungsi ini case sensitif, jadi harus benar-benar sesuai dengan text yang ada. Kalau tidak sesuai nanti hasilnya akan: #VALUE!
LEN
Fungsi ini digunakan untuk menghitung jumlah karakter yang ada di dalam sebuah text. Rumusnya adalah:
=LEN(text)
UPPER
Fungsi ini akan membuat semua text yang ada di sel menjadi huruf besar semua. Formulanya:
LOWER
Fungsi ini kebalikan dari fungsi UPPER, yaitu menjadikan huruf kecil semua. Rumusnya:
=LOWER(text)
PROPER
Fungsi ini akan membuat text menjadi huruf besar di karakter pertama di setiap kata. Fungsinya:
=PROPER(text)
Nah, sekarang kita masuk ke contoh yah.. Dimisalkan teks yang akan dicari fungsi-fungsinya di sel A1.
Fungsi ini digunakan untuk mendapatkan hasil beberapa huruf paling kiri. Rumusnya sangat simpel.
=LEFT(text;[num_chars])
text di sini merujuk kepada text yang akan diambil. Bisa berupa nilai sel ataupun langsung diketikkan textnya di situ, tapi dengan menambahkan tanda petik dua (") di awal dan di akhir text.[num_chars] artinya jumlah karakter yang akan ditampilkan.
RIGHT
Fungsi ini adalah kebalikan dari fungsi LEFT, yaitu mengambil beberapa karakter yang dimulai dari kanan. Rumusnya mirip sekali dengan fungsi LEFT yaitu:
=RIGHT(text;[num_chars])
MID
Nah ini adalah fungsi pembacaan text yang dimulai bukan dari kiri maupun dari kanan. Bisa dimulai dari karakter kedua, ketiga, dan seterusnya. Fungsinya adalah:
=MID(text;start_num;num_chars)
start_num adalah posisi dimulainya text yang akan dibaca
FIND
Fungsi ini digunakan untuk mencari karakter ke berapa untuk karakter tertentu. Rumusnya adalah:
=FIND(find_text;within_text;num_chars)
find_text adalah text tertentu yang akan dicari
within_text adalah text lengkapnya Perlu diingat, fungsi ini case sensitif, jadi harus benar-benar sesuai dengan text yang ada. Kalau tidak sesuai nanti hasilnya akan: #VALUE!
LEN
Fungsi ini digunakan untuk menghitung jumlah karakter yang ada di dalam sebuah text. Rumusnya adalah:
=LEN(text)
UPPER
Fungsi ini akan membuat semua text yang ada di sel menjadi huruf besar semua. Formulanya:
LOWER
Fungsi ini kebalikan dari fungsi UPPER, yaitu menjadikan huruf kecil semua. Rumusnya:
=LOWER(text)
PROPER
Fungsi ini akan membuat text menjadi huruf besar di karakter pertama di setiap kata. Fungsinya:
=PROPER(text)
Nah, sekarang kita masuk ke contoh yah.. Dimisalkan teks yang akan dicari fungsi-fungsinya di sel A1.
A | B | C | ||
1 | Ngeblog yuk | |||
2 | FUNGSI | RUMUS | KETERANGAN | HASIL |
3 | LEFT | =LEFT(A1;5) | Ambil 5 karakter paling kiri | Ngebl |
4 | RIGHT | =RIGHT(A1;5) | Ambil 5 karakter paling kanan | g yuk |
5 | MID | =MID(A1;3;5) | Ambil 5 karakter mulai dari karakter ke-3 | eblog |
6 | FIND | =FIND("o";A1;1) | Mencari huruf o di karakter ke berapa | 6 |
7 | LEN | =LEN(A1) | Menghitung jumlah karakter | 11 |
8 | UPPER | =UPPER (A1) | Menjadikan huruf besar semua | NGEBLOG YUK |
9 | LOWER | =LOWER(A1) | Menjadikan huruf kecil semua | ngeblog yuk |
10 | PROPER | =PROPER(A1) | Menjadikan huruf besar di tiap awal kata | Ngeblog Yuk |
9:54 AM
|
Label: materi TIK
Permalink 0
Read more>>
Label: materi TIK
Permalink 0
Read more>>
6.10.11
MATERI BAB 2
WEB BROWSER _ silahkan download disini
1:13 PM
|
Label: materi TIK
Permalink 0
Read more>>
Label: materi TIK
Permalink 0
Read more>>
11.8.11
Tokoh – tokoh Internet
Tokoh Penting Di Dunia Internet
Majalah PCWorld mengeluarkan daftar 50 orang paling berpengaruh di dunia web. Mereka yang ada disini boleh dibilang adalah tokoh-tokoh yang mampu merubah wajah internet selama beberapa tahun bahkan bulan terakhir ini.
Siapa aja mereka ?ini ada deretan 5 yang teratas dari daftar tersebut.
Bermula dari ide Brin dan Page untuk menciptakan mesin pencari di internet, Google tumbuh menjadi sebuah kekaisaran di dunia internet. Bisnis mereka kini bukan hanya search engine tapi menggurita menjadi berbagai aplikasi yang mendominasi layaknya Microsoft mendominasi dunia PC. Kekayaan Google dari nilai saham saja kini berharga 33 milyar US dollar!. Eric Schmidt adalah CEO Google yang sebelumnya memimpin Novell, dipercaya google untuk menjalankan roda bisnis sejak tahun 2001.
2. Steve Jobs – AppleKeberhasilan Apple mengembalikan namanya dengan meluncurkan iPod yang kembali membuka masa depan browsing internet dan download melalui peralatan mobile.
3. Bram Cohen – Bit Torrent
Dengan 8 juta pemain di seluruh dunia, game World of Warcraft yang bertema tentang hero dan para ksatria ini bukan lagi mainan anak kecil. Bahkan perusahaannya mengeruk 1,5 milyar US Dollar sepanjang tahun 2006 kemarin.
Walaupun dihujani kritik, wikipedia sudah menjelma menjadi ensiklopedia defacto di dunia internet, meruntuhkan kejayaan Ensiklopedia Britannica. Jimmy pun kini mulai merambah daerahnya dengan meluncurkan wikiseek, wikitionary dan berbagai situs lainnya yang mungkin akan menjadi media berpengaruh dalam beberapa tahun kedepan.
Hebatnya, tokoh-tokoh ini semuanya mencapai kesuksesan dalam usia yang masih sangat muda. Ternyata jika ingin sukses, populer dan kaya waktu muda nggak cuma dengan jadi bintang sinetron atau ikut Indonesian Idol hehehehe….
12:06 PM
|
Label: materi TIK
Permalink 0
Read more>>
Label: materi TIK
Permalink 0
Read more>>
2.3.11
UAS DAN UJIAN PRAKTIK TIK 2011
1. Ujian Praktek TIK akan dilaksanakan mulai Jum’at, 25 Maret 2011
2. Jadwal ujian praktek untuk masing-masing kelas adalah :
KELAS | HARI, TANGGAL |
XII IPS 1 XII IPS 2 XII IPA 1 XII IPS 2 XII IPS 3 | JUM'AT, 25 MARET 2011 RABU, 30 MARET 2011 SENIN, 28 MARET 2011 SELASA, 29 MARET 2011 SELASA, 29 MARET 2011 |
a. Microsoft Word, dikerjakan di laboratorium TIK (ruang ujian)
pada saat ujian
b. Microsoft Excel, dikerjakan di laboratorium TIK (ruang ujian)
pada saat ujian
c. CorelDRAW, dikerjakan di laboratorium TIK (ruang ujian)
pada saat ujian
d. Internet, dikerjakan diluar kelas sebelum ujian berlangsung
e. Microsoft Power Point, dikerjakan diluar kelas sebelum ujian
berlangsung
4. Pengiriman hasil presentasi dimulai hari ini dan dibatasi sampai dengan
tanggal sehari sebelum peserta didik mengikuti ujian praktek diruang ujian
5. Hasil presentasi dikirim melalui email yang ditujukan ke
aryma_3006@yahoo.co.id dan dicopykan ke sembung.kelana@gmail.com
dengan menggunakan EMAIL PRIBADI YANG BERIDENTITAS ASLI
dengan judul UPRAKTIK2011(Kelas masing-masing) yang disertai dengan
keterangan pengirim terdiri dari NAMA MASING-MASING PESERTA
KELOMPOK, NOMOR ABSEN, KELAS, DAN PEMBAGIAN TUGASNYA
6. Setelah melakukan pengiriman email, isi komentar di blogerima.blogspot.com
pada bagian shoutmix dan dibawah artikel UJIAN PRAKTEK TIK 2011
dengan mencantumkan nama dan kelas masing-masing
7. Sebelum peserta didik memasuki ruang ujian praktek, pastikan email
telah terkirim (dapat ditanyakan kepada penguji sehari sebelumnya
untuk memastikan)
8. Setiap kelas dibagi menjadi 2 shift yaitu shift pertama/kelompok
A (absen ganjil) dan Shift kedua/Kelompok B (absen genap).
Masing-masing kelompok diberi waktu 60 menit untuk mengerjakan
3 materi yaitu Ms. Word, Ms. Excel dan CorelDRAW.
9. Peserta ujian yang melakukan kecurangan (copy paste) nilainya adalah 40
(TIDAK LULUS)
10. Informasi lebih lanjut dapat menghubungi guru TIK
Silahkan download :
Kisi-kisi ujian akhir sekolah TIK 2011
Kisi-kisi ujian praktik TIK 2011
bahan ajar master (powerpoint)
8:22 AM
|
Label: materi TIK
Permalink 1
Read more>>
Label: materi TIK
Permalink 1
Read more>>
26.1.11
UAS TIK
Untuk latihan soal-soal UAS TIK, silahkan bagi kalian kelas XII atau bapak dan ibu guru yang membutuhkan boleh download latihan berikut. Jangan lupa sumbang saran kritik yang kami harapkan dapat meningkatkan kualitas. Terima kasih.
SOAL TIK 2006-2007
SOAL TIK 2007-2008
SOAL TIK 2009-2010
sumber : tryout.akprind.ac.id
SOAL TIK 2006-2007
SOAL TIK 2007-2008
SOAL TIK 2009-2010
sumber : tryout.akprind.ac.id
11:46 AM
|
Label: materi TIK
Permalink 0
Read more>>
Label: materi TIK
Permalink 0
Read more>>
21.10.10
Pengenalan Grafis Berbasis Vektor dan Berbasis Bitmap
1.1 Program Aplikasi Pembuat Grafis
Pada pembuatan media Informasi digital seperti halnya website, eksistensi grafis sudah menjadi suatu kebutuhan. Bahkan, sudah menjadi hal yang konvensional jika suatu website hanya terdapat grafis tanpa adanya animasi, baik animasi berbasis grafis maupun berbasis suara. Tidak dapat di pungkiri lagi, grafis yang menjadi tolak ukur kualitas suatu program aplikasi atau website. Hal tersebut menimbulkan perang urat syaraf antar produsen software, terutama perusahaan yang bergerak dalam bidang design grafis, sehingga bermunculan software-software berbasis grafis dengan fitur-fitur (fasilitas) yang canggih, mudah dalam pengoperasian, menarik, dan compatible.
A. Pengertian Grafis Berbasis Vektor dan Grafis Berbasis Bitmap
Grafis adalah gambar yang tersusun dari koordinat-koordinat. Dengan demikian sumber gambar yang muncul pada layar monitor komputer terdiri atas titik-titik yang mempunyai nilai koordinat. Layar Monitor berfungsi sebgai sumbu koordinat x dan y.
Pada desain grafis, desain dibagi menjadi 2 kelompok yakni desain bitmap dan vektor. Grafis desain bitmap dibentuk
dengan raster/pixel/dot/titik/point koordinat. Semakin banyak jumlah titik yang membentuk suatu grafis bitmap berarti semakin tinggi tingkat kerapatannya. Hal ini menyebabkan semakin halus citra grafis, tetapi kapasitas filenya semakin besar.
Ketajaman warna dan detail gambar pada tampilan bitmap bergantung pada banyaknya pixel warna atau resolusi yang membentuk gambar tersebut. Hal ini berkaitan erat dengan kemampuan monitor dan VGA ( Video Graphic Adapter ) yang digunakan. Jika gambar tampilan bitmap berresolusi tinggi di tampilkan pada monitor yang berresolusi rendah akan mengakibatkan gambar terlihat kasar , bahkan terlihat kabur berbentuk kotak-kotak ( juggy ) jika dilakukan pembesaran gambar. Satuan untuk ukuran grafis jenis bitmap ini adalah dpi ( dot per inch ) yang berarti banyaknya titik dalam satu inci. Untuk lebih memahami grafis jenis bitmap .
Beberapa grafis bitmap dapat Anda temui di file komputer, yakni file komputer yang berekstensi : .bmp, .jpg, .tif, .gif, dan .pcx. Grafis ini biasa digunakan untuk kepentingan foto-foto digital.
Program aplikasi grafis yang berbasis bitmap, antara lain : Adobe Photoshop, Corel Photopaint, Microsoft Photo Editor dan Macromedia Fireworks. Semua program tersebut menawarkan kemudahan dan kelengkapan fiturnya.
Selain grafis jenis bitmap, ada grafis jenis vektor yang merupakan perkembangan dari sistem grafis bitmap (digital). Grafis ini tidak tergantung pada banyaknya pixel penyusunnya dan kondisi monitor karena tampilan vektor tersusun atas garis-garis. Tampilan akan terlihat jelas meskipun dilakukan pembesaran (zooming).
Penggunaan titik-titik koordinat dan rumus-rumus tertentu dapat menciptakan bermacam-macam bentuk grafis, seperti lingkaran, segitiga, bujur sangkar dan poligon. Dengan demikian , pemakaian grafis vektor akan lebih irit dari segi volume file, tetapi dari segi pemakaian prosessor akan memakan banyak memori.
Program aplikasi grafis yang berbasis vektor antara lain : CorelDraw , Macromedia Free hand, Adobe Illustrator dan Micrografx Designer.
Perbedaan Grafis Vektor dan Grafis Bitmap
Vektor
1. Gambar tetap jelas ketika di perbesar
2. Tersusun oleh garis dan kurva
3. Ukuran File yang dihasilkan kecil
4. Kualitas grafis tidak bergantung dari banyaknya pixel
Bitmap
1. Gambar kurang jelas ketika di perbesar
2. Tersusun atas titik-titik/dot
3. Ukuran File yang dihasilkan besar
4. Kualitas grafis bergantung dari banyaknya pixel
Sumber : Buku TIK Kelas XII karangan Rudi Hidayat dkk, Penerbit Arilangga
A. Pengertian Grafis Berbasis Vektor dan Grafis Berbasis Bitmap
Grafis adalah gambar yang tersusun dari koordinat-koordinat. Dengan demikian sumber gambar yang muncul pada layar monitor komputer terdiri atas titik-titik yang mempunyai nilai koordinat. Layar Monitor berfungsi sebgai sumbu koordinat x dan y.
Pada desain grafis, desain dibagi menjadi 2 kelompok yakni desain bitmap dan vektor. Grafis desain bitmap dibentuk
Ketajaman warna dan detail gambar pada tampilan bitmap bergantung pada banyaknya pixel warna atau resolusi yang membentuk gambar tersebut. Hal ini berkaitan erat dengan kemampuan monitor dan VGA ( Video Graphic Adapter ) yang digunakan. Jika gambar tampilan bitmap berresolusi tinggi di tampilkan pada monitor yang berresolusi rendah akan mengakibatkan gambar terlihat kasar , bahkan terlihat kabur berbentuk kotak-kotak ( juggy ) jika dilakukan pembesaran gambar. Satuan untuk ukuran grafis jenis bitmap ini adalah dpi ( dot per inch ) yang berarti banyaknya titik dalam satu inci. Untuk lebih memahami grafis jenis bitmap .
Beberapa grafis bitmap dapat Anda temui di file komputer, yakni file komputer yang berekstensi : .bmp, .jpg, .tif, .gif, dan .pcx. Grafis ini biasa digunakan untuk kepentingan foto-foto digital.
Program aplikasi grafis yang berbasis bitmap, antara lain : Adobe Photoshop, Corel Photopaint, Microsoft Photo Editor dan Macromedia Fireworks. Semua program tersebut menawarkan kemudahan dan kelengkapan fiturnya.
Penggunaan titik-titik koordinat dan rumus-rumus tertentu dapat menciptakan bermacam-macam bentuk grafis, seperti lingkaran, segitiga, bujur sangkar dan poligon. Dengan demikian , pemakaian grafis vektor akan lebih irit dari segi volume file, tetapi dari segi pemakaian prosessor akan memakan banyak memori.
Program aplikasi grafis yang berbasis vektor antara lain : CorelDraw , Macromedia Free hand, Adobe Illustrator dan Micrografx Designer.
Perbedaan Grafis Vektor dan Grafis Bitmap
Vektor
1. Gambar tetap jelas ketika di perbesar
2. Tersusun oleh garis dan kurva
3. Ukuran File yang dihasilkan kecil
4. Kualitas grafis tidak bergantung dari banyaknya pixel
Bitmap
1. Gambar kurang jelas ketika di perbesar
2. Tersusun atas titik-titik/dot
3. Ukuran File yang dihasilkan besar
4. Kualitas grafis bergantung dari banyaknya pixel
Sumber : Buku TIK Kelas XII karangan Rudi Hidayat dkk, Penerbit Arilangga
1:31 PM
|
Label: materi TIK
Permalink 0
Read more>>
Label: materi TIK
Permalink 0
Read more>>
SEJARAH DESAIN GRAFIS
A. Sejarah Desain Grafis
Desain grafis berkembang pesat seiring dengan perkembangan sejarah peradaban manusia saat ditemukan tulisan dan mesin cetak. Perjalanan desain dan gaya huruf latin mulai diterapkan pada awal masa kejayaan kerajaan ROMAWI. Kejayaan kerajaan Romawi di abad pertama yang berhasil menaklukkan Yunani, membawa peradaban baru dalam sejarah Barat dengan diadaptasikannya kesusasteraan, kesenian, agama, serta alfabet Latin yang dibawa dari Yunani. Pada awalnya alfabet Latin hanya terdiri dari 21 huruf : A, B, C, D, E, F, G, H, I, K, L, M, N, O, P, Q, R, S, T, V, dan X, kemudian huruf Y dan Z ditambahkan dalam alfabet Latin untuk mengakomodasi kata yang berasal dari bahasa Yunani. Tiga huruf tambahan J, U dan W dimasukkan pada abad pertengahan sehingga jumlah keseluruhan alfabet Latin menjadi 26.
Ketika perguruan tinggi pertama kali berdiri di Eropa pada awal milenium kedua, buku menjadi sebuah tuntutan kebutuhan yang sangat tinggi. Teknologi cetak belum ditemukan pada masa itu, sehingga sebuah buku harus disalin dengan tangan. Konon untuk penyalinan sebuah buku dapat memakan waktu berbulan-bulan. Guna memenuhi tuntutan kebutuhan penyalinan berbagai buku yang semakin meningkat serta untuk mempercepat kerja para penyalin (scribes), maka lahirlah huruf Blackletter Script, berupa huruf kecil yang dibuat dengan bentuk tipis-tebal dan ramping. Efisiensi dapat terpenuhi lewat bentuk huruf ini karena ketipis tebalannya dapat mempercepat kerja penulisan. Disamping itu, dengan keuntungan bentuk yang indah dan ramping, huruf-huruf tersebut dapat ditulisakan dalam jumlah yang lebih banyak diatas satu halaman buku.
Berikut ini adalah peristiwa-peristiwa penting dalam sejarah perkembangan desain grafis. Johannes Gutenberg (1398-1468) menemukan teknologi mesin cetak yang bisa digerakkan pada tahun 1447 dengan model tekanan menyerupai disain yang digunakan di Rhineland, Jerman untuk menghasilkan anggur. Ini adalah suatu pengembangan revolusioner yang memungkinkan produksi buku secara massal dengan biaya rendah, yang menjadi bagian dari ledakan informasi pada masa kebangkitan kembali Eropa.
1851, The Great Exhibition
Diselenggarakan di taman Hyde London antara bulan Mei hingga Oktober 1851,pada saat Revolusi industri. Pameran besar ini menonjolkan budaya dan industri serta merayakan teknologi industri dan disain. Pameran digelar dalam bangunan berupa struktur besi-tuang dan kaca, sering disebut juga dengan Istana Kristal yang dirancang oleh Joseph Paxton.
1892, Aristide Bruant, Toulouse-Lautrec
Pelukis post-Impressionist dan ilustrator art nouveau Prancis, Henri Toulouse-Lautrec melukiskan banyak sisi Paris pada abad ke sembilan belas dalam poster dan lukisan yang menyatakan sebuah simpati terhadap ras manusia. Walaupun lithography ditemukan di Austria oleh Alois Senefelder pada tahun 1796, Toulouse-Lautrec membantu tercapainya peleburan industri dan seni.
1910, Modernisme
Modernisme terbentuk oleh urbanisasi dan industrialisasi dari masyarakat Barat. Sebuah dogma yang menjadi nafas desain modern adalah “Form follow Function” yang di lontarkan oleh Louis Sullivan.Symbol terkuat dari kejayan modernisme adalah mesin yang juga diartikan sebagai masa depan bagi para pengikutnya. Desain tanpa dekorasi lebih cocok dengan ´bahasa mesin´, sehingga karya-karya tradisi yang bersifat ornamental dan dekoratif dianggap tidak sesuai dengan ´estetika mesin´
1916, Dadaisme
Suatu pergerakan seni dan kesusasteraan (1916-23) yang dikembangkan mengikuti masa Perang Dunia Pertama dan mencari untuk menemukan suatu kenyataan asli hingga penghapusan kultur tradisional dan bentuk estetik. Dadaism membawa gagasan baru, arah dan bahan, tetapi dengan sedikit keseragaman. Prinsipnya adalah ketidakrasionalan yang disengaja, sifat yang sinis dan anarki, dan penolakan terhadap hukum keindahan.
1916, De Stijl
Gaya yang berasal dari Belanda, De Stijl adalah suatu seni dan pergerakan disain yang dikembangkan sebuah majalah dari nama yang sama ditemukan oleh Theo Van Doesburg. De Stijl menggunakan bentuk segi-empat kuat, menggunakan warna-warna dasar dan menggunakan komposisi asimetris. Gambar dibawah adalah Red and Blue Chair yang dirancang oleh Gerrit Rietveld.
1918, Constructivism
Suatu pergerakan seni modern yang dimulai di Moscow pada tahun 1920, yang ditandai oleh penggunaan metoda industri untuk menciptakan object geometris. Constructivism Rusia berpengaruh pada pandangan moderen melalui penggunaan huruf sans-serif berwarna merah dan hitam diatur dalam blok asimetris. Gamabr dibawah adalah model dari Menara Tatlin, suatu monumen untuk Komunis Internasional.
1919, Bauhaus
Bauhaus dibuka pada tahun 1919 di bawah arahan arsitek terkenal Walter Gropius. Sampai akhirnya harus ditutup pada tahun 1933, Bauhaus memulai suatu pendekatan segar untuk mendisain mengikuti Perang Duni Pertama, dengan suatu gaya yang dipusatkan pada fungsi bukannya hiasan.
1928-1930, Gill Sans
Tipograper Eric Gill belajar pada Edward Johnston dan memperhalus tipe huruf Underground ke dalam Gill Sans. Gill Sans adalah sebuah jenis huruf sans serif dengan proporsi klasik dan karakteristik geometris lemah gemulai yang memberinya suatu kemampuan beraneka ragam (great versatility).
1931, Harry Beck
Perancang grafis Harry Back ( 1903-1974) menciptakan peta bawah tanah London (London Underground Map) pada tahun 1931. Sebuah pekerjaan abstrak yang mengandung sedikit hubungan ke skala fisik. Beck memusatkan pada kebutuhan pengguna dari bagaimana cara sampai dari satu stasiun ke stasiun yang lain dan di mana harus berganti kereta.
1950s, International Style
International atau Swiss style didasarkan pada prinsip revolusioner tahun 1920an seperti De Stijl, Bauhaus dan Neue Typography, dan itu menjadi resmi pada tahun 1950an. Grid, prinsip matematika, sedikit dekorasi dan jenis huruf sans serif menjadi aturan sebagaimana tipografi ditingkatkan untuk lebih menunjukkan fungsi universal daripada ungkapan pribadi.
1951, Helvetica
Diciptakan oleh Max Miedinger seorang perancang dari Swiss, Helvetica adalah salah satu tipe huruf yang paling populer dan terkenal di dunia. Berpenampilan bersih, tanpa garis-garis tak masuk akal berdasarkan pada huruf Akzidenz-Grotesk. Pada awalnya disebut Hass Grostesk, nama tersebut diubah menjadi Helvetica pada tahun 1960. Helvetica keluarga mempunyai 34 model ketebalan dan Neue Helvetica mempunyai 51 model.
1960s, Psychedelia and Pop Art
Kultur yang populer pada tahun 1960an seperti musik, seni, disain dan literatur menjadi lebih mudah diakses dan merefleksikan kehidupan sehari-hari. Dengan sengaja dan jelas, Pop Art berkembang sebagai sebuah reaksi perlawanan terhadap seni abstrak. Gambar dibawah adalah sebuah poster karya Milton Glaser yang menonjolkan gaya siluet Marcel Duchamp dikombinasikan dengan kaligrafi melingkar. Di cetak lebih dari 6 juta eksemplar.
1984, Émigré
Majalah disain grafis Amerika, Émigré adalah publikasi pertama untuk menggunakan komputer Macintosh, dan mempengaruhi perancang grafis untuk beralih ke desktop publishing ( DTP). Majalah ini juga bertindak sebagai suatu forum untuk eksperimen tipografi.
A. 1. Desain Grafis
Desain grafis adalah suatu bentuk komunikasi visual yang menggunakan gambar untuk menyampaikan informasi atau pesan seefektif mungkin. Dalam desain grafis, teks juga dianggap gambar karena merupakan hasil abstraksi simbol-simbol yang bisa dibunyikan. Desain grafis diterapkan dalam desain komunikasi dan fine art. Seperti jenis desain lainnya, desain grafis dapat merujuk kepada proses pembuatan, metoda merancang, produk yang dihasilkan (rancangan), atau pun disiplin ilmu yang digunakan (desain).
Seni desain grafis mencakup kemampuan kognitif dan keterampilan visual, termasuk di dalamnya tipografi, ilustrasi, fotografi, pengolahan gambar, dan tata letak.
Batasan Media
Desain grafis pada awalnya diterapkan untuk media-media statis, seperti buku, majalah, dan brosur. Sebagai tambahan, sejalan dengan perkembangan zaman, desain grafis juga diterapkan dalam media elektronik, yang sering kali disebut sebagai desain interaktif atau desain multimedia.
Batas dimensi pun telah berubah seiring perkembangan pemikiran tentang desain. Desain grafis bisa diterapkan menjadi sebuah desain lingkungan yang mencakup pengolahan ruang.
Prinsip dan unsur desain
Unsur dalam desain grafis sama seperti unsur dasar dalam disiplin desain lainnya. Unsur-unsur tersebut (termasuk shape, bentuk (form), tekstur, garis, ruang, dan warna) membentuk prinsip-prinsip dasar desain visual. Prinsip-prinsip tersebut, seperti keseimbangan (balance), ritme (rhythm), tekanan (emphasis), proporsi ("proportion") dan kesatuan (unity), kemudian membentuk aspek struktural komposisi yang lebih luas.
Peralatan desain grafis
Peralatan yang digunakan oleh desainer grafis adalah ide, akal, mata, tangan, alat gambar tangan, dan komputer. Sebuah konsep atau ide biasanya tidak dianggap sebagai sebuah desain sebelum direalisasikan atau dinyatakan dalam bentuk visual.
Pada pertengahan 1980, kedatangan desktop publishing serta pengenalan sejumlah aplikasi perangkat lunak grafis memperkenalkan satu generasi desainer pada manipulasi image dengan komputer dan penciptaan image 3D yang sebelumnya adalah merupakan kerja yang susah payah. Desain grafis dengan komputer memungkinkan perancang untuk melihat hasil dari tata letak atau perubahan tipografi dengan seketika tanpa menggunakan tinta atau pena, atau untuk mensimulasikan efek dari media tradisional tanpa perlu menuntut banyak ruang.
Seorang perancang grafis menggunakan sketsa untuk mengeksplorasi ide-ide yang kompleks secara cepat, dan selanjutnya ia memiliki kebebasan untuk memilih alat untuk menyelesaikannya, dengan tangan atau komputer.
B. Daftar Software Desain Grafis
Ada beberapa software yang digunakan dalam desain grafis:
Desktop publishing
• Adobe Photoshop
• Adobe Illustrator
• Adobe Indesign
• Coreldraw
• GIMP
• Inkscape
• Macromedia Freehand
Webdesign
• Macromedia Dreamweaver
• Microsoft Frontpage
• Notepad
Audiovisual
• Adobe After Effect
• Adobe Premier
• Final Cut
• Adobe Flash, atau sebelumnya Macromedia Flash
Rendering 3 Dimensi
• 3D StudioMax
• Maya
• AutoCad
Desain grafis berkembang pesat seiring dengan perkembangan sejarah peradaban manusia saat ditemukan tulisan dan mesin cetak. Perjalanan desain dan gaya huruf latin mulai diterapkan pada awal masa kejayaan kerajaan ROMAWI. Kejayaan kerajaan Romawi di abad pertama yang berhasil menaklukkan Yunani, membawa peradaban baru dalam sejarah Barat dengan diadaptasikannya kesusasteraan, kesenian, agama, serta alfabet Latin yang dibawa dari Yunani. Pada awalnya alfabet Latin hanya terdiri dari 21 huruf : A, B, C, D, E, F, G, H, I, K, L, M, N, O, P, Q, R, S, T, V, dan X, kemudian huruf Y dan Z ditambahkan dalam alfabet Latin untuk mengakomodasi kata yang berasal dari bahasa Yunani. Tiga huruf tambahan J, U dan W dimasukkan pada abad pertengahan sehingga jumlah keseluruhan alfabet Latin menjadi 26.
Ketika perguruan tinggi pertama kali berdiri di Eropa pada awal milenium kedua, buku menjadi sebuah tuntutan kebutuhan yang sangat tinggi. Teknologi cetak belum ditemukan pada masa itu, sehingga sebuah buku harus disalin dengan tangan. Konon untuk penyalinan sebuah buku dapat memakan waktu berbulan-bulan. Guna memenuhi tuntutan kebutuhan penyalinan berbagai buku yang semakin meningkat serta untuk mempercepat kerja para penyalin (scribes), maka lahirlah huruf Blackletter Script, berupa huruf kecil yang dibuat dengan bentuk tipis-tebal dan ramping. Efisiensi dapat terpenuhi lewat bentuk huruf ini karena ketipis tebalannya dapat mempercepat kerja penulisan. Disamping itu, dengan keuntungan bentuk yang indah dan ramping, huruf-huruf tersebut dapat ditulisakan dalam jumlah yang lebih banyak diatas satu halaman buku.
Berikut ini adalah peristiwa-peristiwa penting dalam sejarah perkembangan desain grafis. Johannes Gutenberg (1398-1468) menemukan teknologi mesin cetak yang bisa digerakkan pada tahun 1447 dengan model tekanan menyerupai disain yang digunakan di Rhineland, Jerman untuk menghasilkan anggur. Ini adalah suatu pengembangan revolusioner yang memungkinkan produksi buku secara massal dengan biaya rendah, yang menjadi bagian dari ledakan informasi pada masa kebangkitan kembali Eropa.
1851, The Great Exhibition
Diselenggarakan di taman Hyde London antara bulan Mei hingga Oktober 1851,pada saat Revolusi industri. Pameran besar ini menonjolkan budaya dan industri serta merayakan teknologi industri dan disain. Pameran digelar dalam bangunan berupa struktur besi-tuang dan kaca, sering disebut juga dengan Istana Kristal yang dirancang oleh Joseph Paxton.
1892, Aristide Bruant, Toulouse-Lautrec
Pelukis post-Impressionist dan ilustrator art nouveau Prancis, Henri Toulouse-Lautrec melukiskan banyak sisi Paris pada abad ke sembilan belas dalam poster dan lukisan yang menyatakan sebuah simpati terhadap ras manusia. Walaupun lithography ditemukan di Austria oleh Alois Senefelder pada tahun 1796, Toulouse-Lautrec membantu tercapainya peleburan industri dan seni.
1910, Modernisme
Modernisme terbentuk oleh urbanisasi dan industrialisasi dari masyarakat Barat. Sebuah dogma yang menjadi nafas desain modern adalah “Form follow Function” yang di lontarkan oleh Louis Sullivan.Symbol terkuat dari kejayan modernisme adalah mesin yang juga diartikan sebagai masa depan bagi para pengikutnya. Desain tanpa dekorasi lebih cocok dengan ´bahasa mesin´, sehingga karya-karya tradisi yang bersifat ornamental dan dekoratif dianggap tidak sesuai dengan ´estetika mesin´
1916, Dadaisme
Suatu pergerakan seni dan kesusasteraan (1916-23) yang dikembangkan mengikuti masa Perang Dunia Pertama dan mencari untuk menemukan suatu kenyataan asli hingga penghapusan kultur tradisional dan bentuk estetik. Dadaism membawa gagasan baru, arah dan bahan, tetapi dengan sedikit keseragaman. Prinsipnya adalah ketidakrasionalan yang disengaja, sifat yang sinis dan anarki, dan penolakan terhadap hukum keindahan.
1916, De Stijl
Gaya yang berasal dari Belanda, De Stijl adalah suatu seni dan pergerakan disain yang dikembangkan sebuah majalah dari nama yang sama ditemukan oleh Theo Van Doesburg. De Stijl menggunakan bentuk segi-empat kuat, menggunakan warna-warna dasar dan menggunakan komposisi asimetris. Gambar dibawah adalah Red and Blue Chair yang dirancang oleh Gerrit Rietveld.
1918, Constructivism
Suatu pergerakan seni modern yang dimulai di Moscow pada tahun 1920, yang ditandai oleh penggunaan metoda industri untuk menciptakan object geometris. Constructivism Rusia berpengaruh pada pandangan moderen melalui penggunaan huruf sans-serif berwarna merah dan hitam diatur dalam blok asimetris. Gamabr dibawah adalah model dari Menara Tatlin, suatu monumen untuk Komunis Internasional.
1919, Bauhaus
Bauhaus dibuka pada tahun 1919 di bawah arahan arsitek terkenal Walter Gropius. Sampai akhirnya harus ditutup pada tahun 1933, Bauhaus memulai suatu pendekatan segar untuk mendisain mengikuti Perang Duni Pertama, dengan suatu gaya yang dipusatkan pada fungsi bukannya hiasan.
1928-1930, Gill Sans
Tipograper Eric Gill belajar pada Edward Johnston dan memperhalus tipe huruf Underground ke dalam Gill Sans. Gill Sans adalah sebuah jenis huruf sans serif dengan proporsi klasik dan karakteristik geometris lemah gemulai yang memberinya suatu kemampuan beraneka ragam (great versatility).
1931, Harry Beck
Perancang grafis Harry Back ( 1903-1974) menciptakan peta bawah tanah London (London Underground Map) pada tahun 1931. Sebuah pekerjaan abstrak yang mengandung sedikit hubungan ke skala fisik. Beck memusatkan pada kebutuhan pengguna dari bagaimana cara sampai dari satu stasiun ke stasiun yang lain dan di mana harus berganti kereta.
1950s, International Style
International atau Swiss style didasarkan pada prinsip revolusioner tahun 1920an seperti De Stijl, Bauhaus dan Neue Typography, dan itu menjadi resmi pada tahun 1950an. Grid, prinsip matematika, sedikit dekorasi dan jenis huruf sans serif menjadi aturan sebagaimana tipografi ditingkatkan untuk lebih menunjukkan fungsi universal daripada ungkapan pribadi.
1951, Helvetica
Diciptakan oleh Max Miedinger seorang perancang dari Swiss, Helvetica adalah salah satu tipe huruf yang paling populer dan terkenal di dunia. Berpenampilan bersih, tanpa garis-garis tak masuk akal berdasarkan pada huruf Akzidenz-Grotesk. Pada awalnya disebut Hass Grostesk, nama tersebut diubah menjadi Helvetica pada tahun 1960. Helvetica keluarga mempunyai 34 model ketebalan dan Neue Helvetica mempunyai 51 model.
1960s, Psychedelia and Pop Art
Kultur yang populer pada tahun 1960an seperti musik, seni, disain dan literatur menjadi lebih mudah diakses dan merefleksikan kehidupan sehari-hari. Dengan sengaja dan jelas, Pop Art berkembang sebagai sebuah reaksi perlawanan terhadap seni abstrak. Gambar dibawah adalah sebuah poster karya Milton Glaser yang menonjolkan gaya siluet Marcel Duchamp dikombinasikan dengan kaligrafi melingkar. Di cetak lebih dari 6 juta eksemplar.
1984, Émigré
Majalah disain grafis Amerika, Émigré adalah publikasi pertama untuk menggunakan komputer Macintosh, dan mempengaruhi perancang grafis untuk beralih ke desktop publishing ( DTP). Majalah ini juga bertindak sebagai suatu forum untuk eksperimen tipografi.
A. 1. Desain Grafis
Desain grafis adalah suatu bentuk komunikasi visual yang menggunakan gambar untuk menyampaikan informasi atau pesan seefektif mungkin. Dalam desain grafis, teks juga dianggap gambar karena merupakan hasil abstraksi simbol-simbol yang bisa dibunyikan. Desain grafis diterapkan dalam desain komunikasi dan fine art. Seperti jenis desain lainnya, desain grafis dapat merujuk kepada proses pembuatan, metoda merancang, produk yang dihasilkan (rancangan), atau pun disiplin ilmu yang digunakan (desain).
Seni desain grafis mencakup kemampuan kognitif dan keterampilan visual, termasuk di dalamnya tipografi, ilustrasi, fotografi, pengolahan gambar, dan tata letak.
Batasan Media
Desain grafis pada awalnya diterapkan untuk media-media statis, seperti buku, majalah, dan brosur. Sebagai tambahan, sejalan dengan perkembangan zaman, desain grafis juga diterapkan dalam media elektronik, yang sering kali disebut sebagai desain interaktif atau desain multimedia.
Batas dimensi pun telah berubah seiring perkembangan pemikiran tentang desain. Desain grafis bisa diterapkan menjadi sebuah desain lingkungan yang mencakup pengolahan ruang.
Prinsip dan unsur desain
Unsur dalam desain grafis sama seperti unsur dasar dalam disiplin desain lainnya. Unsur-unsur tersebut (termasuk shape, bentuk (form), tekstur, garis, ruang, dan warna) membentuk prinsip-prinsip dasar desain visual. Prinsip-prinsip tersebut, seperti keseimbangan (balance), ritme (rhythm), tekanan (emphasis), proporsi ("proportion") dan kesatuan (unity), kemudian membentuk aspek struktural komposisi yang lebih luas.
Peralatan desain grafis
Peralatan yang digunakan oleh desainer grafis adalah ide, akal, mata, tangan, alat gambar tangan, dan komputer. Sebuah konsep atau ide biasanya tidak dianggap sebagai sebuah desain sebelum direalisasikan atau dinyatakan dalam bentuk visual.
Pada pertengahan 1980, kedatangan desktop publishing serta pengenalan sejumlah aplikasi perangkat lunak grafis memperkenalkan satu generasi desainer pada manipulasi image dengan komputer dan penciptaan image 3D yang sebelumnya adalah merupakan kerja yang susah payah. Desain grafis dengan komputer memungkinkan perancang untuk melihat hasil dari tata letak atau perubahan tipografi dengan seketika tanpa menggunakan tinta atau pena, atau untuk mensimulasikan efek dari media tradisional tanpa perlu menuntut banyak ruang.
Seorang perancang grafis menggunakan sketsa untuk mengeksplorasi ide-ide yang kompleks secara cepat, dan selanjutnya ia memiliki kebebasan untuk memilih alat untuk menyelesaikannya, dengan tangan atau komputer.
B. Daftar Software Desain Grafis
Ada beberapa software yang digunakan dalam desain grafis:
Desktop publishing
• Adobe Photoshop
• Adobe Illustrator
• Adobe Indesign
• Coreldraw
• GIMP
• Inkscape
• Macromedia Freehand
Webdesign
• Macromedia Dreamweaver
• Microsoft Frontpage
• Notepad
Audiovisual
• Adobe After Effect
• Adobe Premier
• Final Cut
• Adobe Flash, atau sebelumnya Macromedia Flash
Rendering 3 Dimensi
• 3D StudioMax
• Maya
• AutoCad
1:19 PM
|
Label: materi TIK
Permalink 0
Read more>>
Label: materi TIK
Permalink 0
Read more>>
Subscribe to:
Posts (Atom)









